【LBM TECH】 Awal Tahun yang Gemilang,Pabrik LFP (Lithium Iron Phosphate) Luar Negeri Pertama China Sukses Lakukan Pengiriman Perdana


Waktu rilis:

2025-01-04

Pada 4 Januari, pabrik luar negeri pertama China untuk bahan katoda LFP (Lithium Iron Phosphate) — PT. LBM Indonesia, berhasil melakukan pengiriman perdana. Hal Ini menjadi bukti atas pencapaian besar dalam strategi globalisasi perusahaan energi baru China dan membawa dinamika baru serta perubahan signifikan pada rantai pasok industri energi baru global.

Pada 4 Januari, pabrik luar negeri pertama China untuk bahan katoda LFP (Lithium Iron Phosphate) — PT. LBM Indonesia, berhasil melakukan pengiriman perdana. Hal Ini menjadi bukti atas pencapaian besar dalam strategi globalisasi perusahaan energi baru China dan membawa dinamika baru serta perubahan signifikan pada rantai pasok industri energi baru global.

Sejak pengumuman pada November 2021 untuk mendirikan cabang pabrik manufaktur LFP di Indonesia, PT. LBM Indonesia telah memikul misi untuk menjadi pelopor industri bahan katoda LFP China di luar negeri. Dengan kapasitas produksi total yang direncanakan mencapai 120.000 ton, Phase Pertama dengan kapasitas tahunan 30.000 ton telah selesai dibangun, sementara Phase Kedua dengan kapasitas 90.000 ton sedang dalam persiapan untuk dimulai. Hal ini menunjukkan kekuatan besar dan komitmen teguh PT. LBM Indonesia di sektor energi baru.

Selain itu, perusahaan yang mengoperasikan cabanag perusahaan manufaktur di Indonesia, yaitu LBM Asia Pacific, telah secara resmi menandatangani kontrak dengan Badan Penanaman Modal Indonesia (INA) pada bulan Desember 2024, dan menerima investasi sebesar $200 juta dari Dana Investasi Pemerintah Indonesia dan investor gabungan. Langkah tersebut tidak hanya menunjukkan pengakuan dan dukungan yang tinggi dari pemerintah Indonesia terhadap LBM, tetapi juga memberikan momentum yang kuat untuk ekspansi bisnis global LBM di masa depan.

Dengan latar belakang pesatnya pertumbuhan pasar energi baru global, baterai LFP telah menjadi "primadona" di pasar berkat kinerja keamanannya yang unggul, masa pakai yang panjang, dan keunggulan biaya yang lebih rendah. Menurut lembaga otoritatif SPIR, permintaan pasar global untuk baterai lithium diperkirakan akan melampaui 5100GWh pada tahun 2030, dengan permintaan untuk baterai lithium iron phosphate diproyeksikan mencapai setengah dari pasar, yaitu lebih dari 3000GWh. Berdasarkan kebutuhan 2.200 ton bahan LFP untuk memproduksi 1GWh baterai LFP, permintaan pasar global untuk bahan LFP akan melebihi 6,6 juta ton pada tahun 2030. Keberhasilan pengiriman cabang perusahaan manufaktur LBM di Indonesia tidak diragukan lagi akan memainkan peran penting dalam memenuhi permintaan besar bahan katoda LFP di pasar internasional, sekaligus memberikan dukungan kuat bagi jaminan pasokan dalam rantai industri kendaraan energi baru global.

Pengiriman perdana ini merupakan langkah signifikan dalam perjalanan globalisasi PT. LBM Indonesia, sekaligus praktik penting dari strategi perusahaan energi baru China untuk “go global.” Hal ini memperlihatkan kekuatan dan tanggung jawab industri energi baru China di panggung dunia. PT. LBM Indonesia akan terus berkomitmen pada nilai inti perusahaan yaitu “Aims to Become No.1 in the World”, dengan tujuan menjadi pemimpin di bidang bahan katoda baterai lithium global. Perusahaan bertekad untuk mendukung perkembangan industri energi baru yang berkelanjutan secara global, memberikan kontribusi dengan kebijaksanaan dan kekuatan dari China.


Pesan

Ada yang bisa kami bantu?

Terhubung dengan kami!

%{tishi_zhanwei}%

Hak cipta©2024 Changzhou Liyuan New Energy Technology Co., Ltd. Semua hak dilindungi undang-undang.